Jakarta, 21Januari 2019 - Sekitar 100 akademisi Indonesia dari 50 universitas terkemuka dan Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) bersatu mendirikan platform nasional Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Platform SDGs academia nasional - yang pertama di Indonesia - diharapkan akan memicu peluncuran pusat nasional untuk penelitian terkait SDG dan aktivitas kebijakan publik.

SDGs atau Global Goals adalah 17 tujuan pembangunan yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 2015. Semua negara anggota PBB berkomitmen untuk mencapai tujuan pada tahun 2030.

Menteri Perencanaan Nasional, Bappenas, Bambang Brodjonegoro memimpin peluncuran platform SDGs akademisi nasional pada hari Senin dengan Kepala Perwakilan UNDP Indonesia, Christophe Bahuet.  UNDP berperan penting dalam mempertemukan para pemangku kepentingan akademisi di seluruh negara.

“Lembaga pendidikan tinggi di Indonesia harus mendukung kolaborasi aktif mereka dalam isu-isu pembangunan berkelanjutan. Kami melihat platform ini akan memainkan peran penting dalam mengintegrasikan SDGs ke dalam kurikulum, dan penelitian serta menyebarkan paparan kebijakan publik terkait SDGs yang akan menggairahkan diskusi publik dalam mencari solusi SDGs, ”kata Brodjonegoro.

Saat ini ada tujuh pusat SDG local di universitas di Indonesia. Masing-masing pusat SDGs berjalan dengan model dan fokus mereka sendiri. Diantaranya adalah pusat SDGs di Universitas Padjadjaran (Unpad) dan di Universitas Bengkulu. Platform nasional akademia akan memungkinkan kalangan akademisi untuk membagikan rekomendasi kebijakan SDG berbasis bukti dari pusat SDGs ke universitas lain.

Kepala Perwakilan UNDP Indonesia Christophe Bahuet mengatakan bahwa akademisi di Indonesia dapat menjalankan peran penting dalam memberi informasi kepada para pembuat keputusan melalui analisis berbasis bukti tentang isu-isu terkait SDGs.

"UNDP berpandangan universitas memiliki dua peran khusus dan penting terkait pencapaian SDGs. Yang pertama sektor Pendidikan dapat membantu para pemimpin masa depan negara untuk mengenal lebih jaut dengan pembangunan berkelanjutan. Yang kedua adalah untuk melakukan penelitian akademik yang mendorong inovasi untuk mencapai SDGs. Platform yang kami luncurkan hari ini akan membantu universitas memainkan dua peran tersebut sepenuhnya," kata Bahuet.

MEDIA CONTACT
UNDP Indonesia SDGs Advisor, Juliaty Sopacua, juliaty.sopacua@undp.org
UNDP Indonesia Communication Specialist, Tomi Soetjipto, suryo.tomi@undp.org

UNDP Di seluruh dunia

Anda berada di UNDP Indonesia 
Pergi ke UNDP Global