Peresmian ‘Innovative Financing Lab’ UNDP Di Indonesia: Platform Untuk Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

IMG_3553

Jakarta, 26 September 2018 

Pada bulan September 2015 di Perserikatan Bangsa-Bangsa, semua negara mengadopsi 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang akan dicapai pada tahun 2030. Sejak itu, pemerintah, masyarakat madani, sektor swasta, organisasi internasional dan aktor-aktor lain telah menjalin kemitraan untuk mencapai 17 Tujuan tersebut. Namun, pencapaian SDGs akan membutuhkan dana yang cukup besar dari sektor publik dan sektor swasta, termasuk investasi. Pemanfaatan pendanaan baru dan eksplorasi instrumen keuangan baru seperti blended finance sangat penting, terutama di negara-negara seperti Indonesia di mana terdapat potensi signifikan untuk mengembangkan pembiayaan inovatif untuk pembangunan.

Untuk membantu menutup kesenjangan pembiayaan yang ada, Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP) di Indonesia mendirikan " Innovative Financing Lab ", sebagai platform baru untuk SDGs. Lab ini akan beroperasi sebagai ruang kolaboratif untuk pemerintah, sektor swasta, investor dan wirausahawan, organisasi keagamaan, masyarakat madani, Perserikatan Bangsa-Bangsa dan para mitra lainnya. Innovative Financing Lab akan memetakan dan menganalisa kesenjangan dan peluang pembiayaan, merancang bersama dan menguji solusi pembiayaan baru, membantu menyesuaikan investasi dengan SDGs, mengukur kemajuan dan mengevaluasi dampak.

Innovative Financing Lab” diresmikan di Jakarta pada tanggal 26 September 2018 oleh Bapak Bambang Brodjonegoro, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Ibu Shinta Kamdani, CEO Sintesa Group, dan Bapak Christophe Bahuet, Country Director UNDP Indonesia, dihadiri perwakilan pemerintah, dunia usaha dan masyarakat internasional. “Pembiayaan inovatif adalah kunci untuk mencapai SDGs. Dengan mendirikan lab di Indonesia, UNDP bersama dengan banyak mitra ingin membantu merancang instrumen keuangan baru untuk proyek-proyek yang akan meningkatkan kehidupan masyarakat dan melindungi planet ini, ”kata Christophe Bahuet. Sementara Bambang Brodjonegoro menjelaskan “Tidak ada seorangpun yang tertinggal tidak hanya berlaku untuk penerima manfaat, tetapi juga berlaku untuk orang lain, untuk berkontribusi dengan cara apa pun untuk pencapaian SDGs.”

Dimulai pada tahun 2016, kegiatan UNDP tentang pembiayaan inovatif untuk SDGs meliputi kerja sama dengan pemerintah untuk peluncuran Sukuk Hijau, penggunaan dana Zakat dan CSR untuk masyarakat miskin pedesaan bermitra dengan BAZNAS dan Bank Jambi, dukungan terhadap wirausaha sosial dan pembentukan Social Impact Fund dengan ANGIN dan Kanada, serta peluncuran beberapa kampanye crowdfunding.

Di bawah enam jendela khusus, Innovative Finance Lab akan berfokus pada:

  • Zakat untuk SDGs, CSR, dan Crowdfunding,
  • Teknologi termasuk Waqf Blockchain dan Digital Zakat,
  • Pembiayaan Syariah/Hijau untuk Obligasi Hijau atau Obligasi SDGs.
  • Accelerator for Entrepreneurs dan Start-ups Incubation
  • Impact Investment
  • Pembelajaran tentang Innovative Finance di Indonesia dan luar negeri.

Sebagai kemitraan antara UNDP Indonesia dan SINTESA Group, Innovative Finance Lab terletak di Innovest, di co-working space SINTESA GROUP, di Menara Duta di Jl. H. R. Rasuna Said No.Kav B / 09, Kuningan, Jakarta. “Merupakan suatu kehormatan menerima UNDP sebagai anggota Innovest dan kami menjalin kemitraan jangka panjang untuk mempromosikan SDGs di sektor swasta dan pemerintah di Indonesia,” kata Shinta Kamdani, CEO SINTESA GROUP.

HUBUNGI:
Mohamad Ikhsan Modjo
mohamad.modjo@undp.org
Twitter : @FinancingLab_ID
Fb Page: Innovative Financing Lab
Instagram: @innovativefinancinglab

Alamat:
Menara Duta
Jl. H. R. Rasuna Said No.Kav B/09,Kuningan, Setia Budi, Jakarta Selatan, 12910
Nita - 083804533747

 

 

 

UNDP Di seluruh dunia

Anda berada di UNDP Indonesia 
Pergi ke UNDP Global