Memanfaatkan Pembiayaan Inovatif untuk mendanai SDGs


JAKARTA, 16 NOVEMBER 2017 – The United Nations Development Programme (UNDP) mengadakan konferensi internasional tentang pembiayaan inovatif untuk pembangunan pada tanggal 16-17 November di Jakarta. Konferensi tersebut didukung oleh Pemerintah Kanada dan bertujuan untuk menangkap tren terkini pembiayaan inovatif dan dampak sosial dan mengeksplorasi cara-cara baru untuk memanfaatkan potensi pembiayaan inovatif untuk membantu negara-negara mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Dua tahun sejak SDGs diadopsi, UNDP telah secara aktif melibatkan inisiatif untuk memanfaatkan lebih banyak pembiayaan inovatif termasuk namun tidak terbatas pada pembiayaan sosial, pembiayaan campuran dan pembiayaan Islam. Konferensi ini akan mempertemukan para pejabat UNDP, impact investor, wirausaha sosial, yayasan, lembaga keuangan dan mitra pembangunan.

"Dengan mengadakan konferensi ini dan mempertemukan semua pemangku kepentingan, UNDP berharap dapat mempercepat pemanfaatan pembiayaan inovatif sehingga lebih banyak sumber daya, termasuk dari sektor swasta, dimobilisasi untuk pembangunan di Indonesia dan di seluruh dunia. Meningkatkan pembiayaan untuk SDGs merupakan kontribusi penting yang dapat dilakukan oleh Sistem Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa, khususnya UNDP, terhadap agenda 2030, "kata Christophe Bahuet, Country Director UNDP Indonesia.

Konferensi tersebut juga mengusung pengalaman nyata dalam bidang ini. Pengalaman tersebut meliputi kegiatan inovatif UNDP Indonesia dalam hal eksplorasi instrumen keuangan sosial dan campuran baru, potensi pembiayaan Islam untuk SDGs, peluncuran kampanye urun dana untuk proyek lingkungan hidup, dukungan pembentukan dana sumber daya alam pertama di Indonesia dan penyiapan Lab Pembiayaan Inovatif. Salah satu inovasi terbaru adalah Connector.Id -  platform online yang mempertemukan  wirausahawan di Indonesia dengan calon investor, yang diluncurkan pada konferensi tersebut.     

"Pemerintah Kanada menghargai upaya untuk memajukan pembiayaan inovatif yang akan membantu pencapaian SDGs, dan senang bermitra dengan UNDP dalam hal ini. Kebijakan Bantuan Internasional Feminis Kanada yang baru menekankan peran sektor swasta dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, dan bertujuan untuk bermitra dengan sektor swasta untuk menarik pembiayaan bersama dan investasi untuk membantu mengidentifikasi solusi baru terhadap tantangan pembangunan, dan menghasilkan lebih banyak peluang untuk perempuan dan anak perempuan, yang paling miskin dan terpinggirkan, "kata Duta Besar Kanada untuk Indonesia, Peter MacArthur.

SDGs, merupakan seruan universal untuk bertindak untuk mengakhiri kemiskinan, melindungi planet ini dan memastikan bahwa semua orang menikmati perdamaian dan kemakmuran. 17 Tujuan ini menindaklanjuti keberhasilan Tujuan Pembangunan Milenium, sementara mencakup bidang baru seperti perubahan iklim, kesenjangan ekonomi, inovasi, konsumsi berkelanjutan, perdamaian dan keadilan, di antara prioritas lainnya. UNDP Indonesia bersama dengan Pemerintah Kanada dan Indonesia, akademisi, sektor swasta, masyarakat madani dan publik berkomitmen untuk mencapai tujuan global tersebut pada tahun 2030.

Contact information


Andri Suryo
Head of Communications Unit UNDP
andri.suryo@undp.org

 

UNDP Di seluruh dunia

Anda berada di UNDP Indonesia 
Pergi ke UNDP Global