Konservasi Keanekaragaman Hayati Laut untuk Kemakmuran Masyarakat

2017 Okt 4

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI, Luhut Binsar Pandjaitan (kiri), menerima cinderemata penghargaan dari UN Resident Coordinator, Anita Nirody

JAKARTA, Indonesia — Untuk ketiga kalinya dalam tiga tahun berturut-turut, Indonesia memprakarsai Social Good Summit (SGS) yang merupakan acara tahunan Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP). SGS dimulai di New York pada tahun 2015 dan sejak itu telah menyebar ke lebih dari 80 kantor UNDP di dunia, termasuk Indonesia.

Tema 2017 ini adalah "Konservasi Keanekaragaman Hayati Laut untuk Kemakmuran Masyarakat ". Hal ini terkait dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) no. 14, Ekosistem Lautan. Acara ini mendorong kaum muda untuk bertanggung jawab atas pelestarian kehidupan bawah laut, dan untuk menjawab tantangan yang mungkin menghambat atau bahkan merusak keanekaragaman hayati laut kita. Pembicara panel terdiri dari tokoh masyarakat yang berpengaruh seperti Riyanni Djangkaru dan sensasi YouTube Pangeran Siahaan & Iman Sjafei (pembawa acara OpiniON di Metro TV).

Dalam sambutan pembukaannya, Anita Nirody, Kepala Perwakilan PBB di Indonesia mengatakan "Kita di sini untuk membahas bagaimana kita sebagai individu, komunitas dan masyarakat, dapat membuat perbedaan - untuk membuat lautan kita berkelanjutan bagi generasi sekarang dan masa depan. Oleh karena itu peranan kaum muda adalah kunci." Dengan lebih dari 66% wilayahnya terdiri dari perairan, Indonesia terkenal dengan keindahan alamnya yang kaya dan melimpah, pantai, samudra dan kehidupan lautnya. Namun, ancaman yang muncul seperti sampah plastik laut dan penangkapan ikan ilegal menyebabkan dampak signifikan terhadap kelestarian laut.

Luhut Panjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, menambahkan bahwa "Konservasi keanekaragaman hayati laut adalah gerakan inklusif, di mana partisipasi dari semua pemangku kepentingan termasuk pemuda diperlukan." Dia juga mendorong kaum muda dan masyarakat untuk menjadi inovatif, dan untuk menemukan cara baru untuk mengurangi limbah dan sampah yang pada akhirnya berakhir di lautan dan mengancam kehidupan laut.

UNDP telah bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia dalam beberapa inisiatif laut seperti Program Aksi Ekosistem Laut Arafura dan Timor Tahap 2 (Arafura and Timor Seas Ecosystem Action Programme Phase 2) dan Rantai Pasokan Berkelanjutan Global untuk Komoditas Laut (Global Sustainable Supply Chain for Marine Commodities) yang saat ini sedang dalam pipeline

 

Untuk galeri foto klik disini

 

***

Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi:

Andri Suryo andri.suryo@undp.org

UNDP Di seluruh dunia

Anda berada di UNDP Indonesia 
Pergi ke UNDP Global