Kemitraan UNDP dan Kanada Bertujuan untuk Menumbuhkan Kewirausahaan Sosial

2017 Mar 17


JAKARTA - Pemerintah Kanada dan United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia sepakat untuk menguatkan peran pembiayaan sosial untuk mendanai kegiatan pembangunan di Indonesia. Bermitra dengan kewirausahaan sosial yang dipimpin perempuan, ini akan memberikan kontribusi untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Pemerintah Kanada akan menyediakan dana untuk proyek Pembiayaan Sosial untuk Meningkatkan Penanggulangan Kemiskinan dan Kesetaraan Gender, yang akan diimplementasikan UNDP. Proyek ini meliputi pengembangan mekanisme pembiayaan publik swasta, pembentukan platform untuk menghubungkan pemodal sosial dan wirausaha sosial, dan studi mendalam tentang potensi pembiayaan sosial untuk mendukung wirausaha yang dipimpin/dimiliki perempuan.

"Pembiayaan Sosial dan wirausaha sosial merupakan peluang besar untuk memberdayakan kelompok termiskin dan paling terpinggirkan, terutama perempuan, di daerah di mana pasar dan akses ke keuangan sangat terbatas. Kanada senang menjadi pendukung proyek ini yang akan memicu cara yang lebih inovatif untuk mencapai SDGs dan mengurangi kemiskinan di Indonesia, "kata Duta Besar Kanada Peter MacArthur.

"Tujuan keseluruhan proyek ini adalah untuk menarik lebih banyak investasi untuk wirausaha sosial karena pengalaman UNDP dalam pembangunan memberitahu kita bahwa ketika orang diberdayakan melalui wirausaha, dampak pada kualitas hidup mereka lebih besar dan lebih berkelanjutan," kata Country Director UNDP Indonesia Christophe Bahuet.

Indonesia adalah ekonomi terbesar kelima di Asia dan salah satu ekonomi baru dengan kinerja terbaik di dunia, dengan pertumbuhan 5,02 persen pada tahun 2016. Namun, kemajuan ekonomi belum menyebabkan penurunan kesenjangan ekonomi. Mendistribusikan sumber daya untuk kaum miskin dan tertinggal, terutama perempuan, terus menjadi tantangan.

Dalam konteks ini, pembiayaan sosial adalah kekuatan baru yang mendatangkan investasi untuk wirausaha sosial yang bertujuan untuk menciptakan dampak sosial dan lingkungan sementara menghasilkan keuntungan. Sebuah  studi tahun 2015 oleh Boston Consulting Group mengidentifikasi lebih dari 450 wirausaha sosial di Indonesia, dan 1.400 lagi bercita-cita untuk menjadi wirausaha sosial, mayoritas dimiliki oleh perempuan. Karena perempuan menghadapi hambatan hukum tambahan dalam mengakses pembiayaan, proyek ini juga akan berusaha untuk mengatasi hambatan pertumbuhan mereka yang spesifik.

Proyek ini berbasis di Jakarta, dan akan bermitra dengan beberapa mitra keuangan sosial.

 

Contact information


Maria Karienova
UNDP Indonesia
maria.karienova@undp.org

UNDP Di seluruh dunia

Anda berada di UNDP Indonesia 
Pergi ke UNDP Global